Detail Berita

“Penanganan darurat akses penghubung antar wilayah yang sempat terputus sudah selesai awal Maret, saat ini jalan sudah bisa dilewati oleh masyarakat,” kata Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Temanggung, Khamim Gunardi, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, jalan darurat yang ditangani memiliki panjang sekitar 450 meter dengan lebar antara 2,5 hingga 3 meter. Pada tahap awal, jalur tersebut berupa trase baru yang dibuka untuk menghubungkan wilayah terdampak longsor, kemudian diperkuat dengan timbunan material sirtu (pasir batu_red) agar lebih aman dan layak dilalui kendaraan.

Saat ini, kendaraan roda empat sudah mulai dapat melintas di jalur tersebut. Keberadaan akses darurat ini diharapkan dapat mendukung kembali aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil usaha warga menuju pasar. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh jalur memutar hingga sekitar 15 kilometer untuk mencapai jalan utama menuju Gemawang, sehingga berdampak pada meningkatnya biaya transportasi warga.

Dengan selesainya penanganan darurat ini, Pemkab Temanggung berharap mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali berjalan lebih lancar. (Aiz;Ekp)